Abstract :
Pondok pesantren sebagai salah satu pendidikan tertua di Indonesia memiliki
peranan penting dalam mendidik dan mengembangkan jiwa kewirausahaan santri.
Selain belajar tentang agama santri seharusnya belajar tentang kewirausahaan
guna menjadi bekal kelak ketika sudah lulus dari pondok dan hidup
berdampingan dengan masyarakat. Pondok Pesantren Fauzan merupakan salah satu
lembaga pendidikan islam di Kota Tasikmalaya yang sudah menerapkan
pembelajaran tentang kewirausahaan kepada para santri dengan cara mengikut
sertakan para santri dalam pengelolaan usaha-usaha yang dimiliki pondok.
Adanya tantangan global yang harus dihadapi dalam bidang ekonomi yaitu tingkat
kemiskinan dan sedikitnya lapangan pekerjaan yang berakibat pada tingginya
tingkat pengangguran menjaikan pondok pesantren fauzan ikut bersikap
membangun perekonomian bangsa indonesia yang lebih baik. Akan tetapi dalam
pembelajaran kewirausahaan kepada para santri, pondok Pesantren Fauzan lebih
intens pada pendidikan fisik, sementara yang lain seperti pelajaran tentang
pemikiran nilai-nilai kewirausahaan, perasaan yang diisi oleh pengalaman
berwirausaha dan keterampilan masih belum mendapatkan porsi yang cukup.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana partisipasi santri dalam
pertanian, perikanan dan peternakan yang berbasis kewirausahaan di pesantren
fauzan Kelurahan Tuguraja Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Proses
penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi santri dalam program
kewirausahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pondok pesantren
fauzan memiliki banyak unit usaha-usaha yang mana dalam pengelolanya
melibatkan para santri. Santri yang ada di pondok pesantren Fauzan Kota
Tasikmalaya memiliki bakat dan keterampilan yang beragam, akan tetapi tingkat
partisipasi santri terhadap kewirausahaan masih cukup rendah hal ini ditunjukan
hanya sebagian santri yang ikut mengelolanya. Adapun simpulan ini adalah
manajemen pengelolaan usaha tersebut masih belum terkonsep dengan baik dan
menjadikan kurang optimalnya pesantren dalam melatih mental maupun
mengembangkan kewirausahaan santri. Namun demikian berdasarkan kelemahan?yang dimiliki, pondok pesantren fauzan masih memiliki potensi yang sangat besar
untuk berkembang dalam hal kewirausahaan, hal ini dikarnakan dari usaha
perikanan, peternakan, pertanian yang dikelola oleh santri sedikit demi sedikit
berkembang.
Kata Kunci: Partisipasi, Santri, Kewirausahaan