Abstract :
Jamur tiram merupakan salah satu komoditi unggulan hortikultura dan memiliki
peluang usahatani yang cukup besar. Usaha tani layak untuk dijalankan ketika dapat
memberikan manfaat bagi petani utamanya dalam peningkatan pendapatan.
Berbagai biaya yang dikeluarkan oleh petani mulai dari kegiatan produksi sampai
kepada pendapatan, menjadi bagian penting dalam menentukan kelayakan usaha
tani tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya,
penerimaan, pendapatan dan kelayakan usaha tani jamur tiram putih. Penelitian
dilaksanakan di Kampung Babakan Tengah Kelurahan Sambongpari Kecamatan
Mangkubumi Kota Tasikmaya dengan menggunakan metode penelitian studi kasus.
Pemilihan lokasi dan responden penelitian dilakukan secara sengaja (purposive)
dengan pertimbangan bahwa petani tersebut konsisten dalam memproduksi jamur
tiram putih secara terus menerus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara langsung kepada responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis
biaya, penerimaan, pendapatan serta analisis kelayakan dengan menggunakan R/C.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya yang dikeluarkan responden
pada usaha tani jamur tiram putih dalam satu kali produksi adalah sebesar Rp.
6.095.392,98 dengan penerimaan dan pendapatan sebesar Rp. 7.140.000 dan Rp.
1.044.607,02. Berdasarkan hasil analisis R/C usaha tani jamur tiram putih layak
untuk dijalankan karena memiliki nilai R/C 1,17
Kata Kunci: Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Kelayakan Usaha, Jamur Tiram