Abstract :
Rumah Adat Panjalin merupakan suatu bangunan yang diyakini sebagai peninggalan masa lampau dan masih tetap dilestarikan hingga saat ini. Pada Rumah Adat Panjalin memuat konsep matematika, filosofi dan aktivitas matematis didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai konsep matematika yang terhadap pada bentuk dan bagian-bagian Rumah Adat panjalin, filosofi yang terdapat pada bagian-bagian dan benda-benda peninggalan di Rumah Adat Panjalin, serta aktivitas matematis yang terdapat pada kegiatan yang dilaksanakan dan bagian-bagian yang ada di Rumah Adat Panjalin.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian terdiri dari penelitian ini dilakukan kepada sumber ahli yaitu Pemangku Adat di desa Panjalin. Instrumen penelitian terdiri dari penelitian sendiri sebagai instrumen utama dan pendoman wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data menggunakan model analisis dan menurut Miles dan Huberman, yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification). Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa: (1) terhadap konsep matematika pada bentuk dan bagian-bagian dari Rumah Adat Panjalin meliputi garis dan sudut, bangun datar, bangun ruang, deret aritmatika, simetri lipat, dan transformasi; (2) nilai filosofi matematis terhadap pada bagian-bagian dan benda-benda peninggalan di Rumah Adata Panjalin yang dihubungan dengan makna keislaman sebagai pendoman hidup; dan (3) aktivitas matematis terhadap pada kegiatan yang dilaksanakan dan bagian-bagian yang ada di Rumah Adat Panjalin dengan mengacu pada aktivitas fundamental matematis yaitu aktivitas menghitung (counting), menentukan lokasi (locating), mengukur (measuring), meracang (designing) dan menjelaskan (explaining).
Kata Kunci: Etnomatematika, Konsep matematika, filosofi, Aktivitas matematis dan Rumah Adat Panjalin