Abstract :
Produksi merupakan kegiatan untuk menciptakan atau menambah
kegunaan dari suatu barang atau jasa. Faktor produksi merupakan sumber daya
yang digunakan dalam produksi barang dan jasa meliputi tenaga kerja, modal,
kewirausahaan, sumber daya fisik serta sumber daya informasi. Terdapat beberapa
persoalan yang dihadapi Usaha Bakso dan Cilok Cihaur terkait dalam kegiatan
produksinya, diantaranya adalah tingkat produksi yang ada pada situasi stagnan,
jumlah produksi yang kurang optimal, dan tidak tersedianya fasilitas yang
mendukung. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, penelitian ini
mengangkat rumusan masalah yaitu bagaimana faktor-faktor produksi pada usaha
bakso dan cilok Cihaur. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui faktor-faktor
yang mempengaruhi produksi bakso dan cilok Cihaur.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.
Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Peneliti melakukan observasi juga wawancara langsung kepada
Pemilik Usaha Bakso dan Cilok Cihaur.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor produksi memiliki
peran yang sangat penting dalam keberhasilan usaha bakso dan cilok Cihaur.
Modal yang cukup dan stabil sangat diperlukan untuk pengembangan dan
pertumbuhan usaha secara berkelanjutan. SDM yang terlatih memiliki kontribusi
yang besar dalam proses produksi yang efisien dan konsisten, serta bahan baku
yang berkualitas dan sesuai standar merupakan faktor yang penting untuk
mencapai cita rasa yang khas dan memuaskan pelanggan. Meskipun implementasi
faktor-faktor produksi pada usaha bakso dan cilok Cihaur belum optimal, namun
pemilik dan kontribusi dari SDM didalamnya selalu berupaya untuk
memperhatikan, mengelola faktor-faktor produksi dengan baik, serta
meningkatkan strategi untuk pengembangan usaha.
Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dari segi
modal, usaha bakso dan cilok Cihaur dibangun menggunakan modal pribadi
sehingga terdapat hambatan seperti biaya operasional yang tinggi, persaingan
dengan usaha serupa, serta adanya fluktuasi dari harga bahan baku. Namun
pemilik usaha bakso dan cilok Cihaur selalu meningkatkan kualitas SDM,
menjaga kualitas bahan baku, dan melakukan inovasi-inovasi untuk
mengembangkan usaha tersebut.
Kata Kunci : Produksi, Faktor Produksi, Usaha bakso dan cilok, strategi
pengembangan usaha