Abstract :
Jahe merah merupakan salah satu tanaman rempah yang memiliki banyak manfaat,
cara budidayanya pun masih terbilang sederhana dengan mengunakan bibit dari
rimpang tanaman yang telah berumur cukup tua. Air kelapa muda yang
mengandung sitokinin, auksin, asam amino, vitamin dan mineral diharapkan
mampu mendorong pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh aplikasi konsentrasi air kelapa muda dan lama waktu
perendaman terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jahe merah (Zingiber
officinale rubrum Rosc.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan September 2022
sampai dengan Maret 2023, di kebun masyarakat yang berlokasi di Kelurahan
Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor Jawa Barat. Penelitian
mengunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan 2 faktor dimana
faktor pertama adalah konsentrasi larutan air kelapa muda yang terdiri dari 4 taraf
(0 ml/L larutan, 250 ml/L larutan, 500 ml/L larutan, 750 ml/L larutan) dan faktor
kedua adalah lama waktu perendaman bibit jahe terdiri dari 3 taraf (perendaman 2
jam, 6 jam, 10 jam). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga total plot
percobaan adalah sebanyak 36. Data dianalisis mengunakan sidik ragam dengan
uji F dan dilanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan taraf 5%. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara konsentrasi larutan air
kelapa muda dan lama perendaman terhadap tinggi tanaman, jumlah batang, jumlah
daun, bobot basah rimpang per rumpun, dan bobot kering rimpang per rumpun.
Kata kunci: Air kelapa muda, jahe merah, perendaman.