Abstract :
Sungai Ciloseh merupakan salah satu sungai di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat yang
memiliki panjang kurang lebih 26.6 km serta dengan daerah aliran sungai seluas
7803 ha. Alih fungsi lahan disekitar bantaran Sungai Ciloseh menjadi kawasan
pemukiman penduduk menyebabkan terjadinya kerentanan terhadap banjir pada
saat datangnya musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karaketer
daerah daratan banjir (flood plain) beserta dengan estimasi kerugian ekonomi yang
disebabkan oleh bencana banjir pada periode ulang 2 s/d 50 tahun. Yang pertama
dilakukan adalah analisis morfometri das menggunakan Sistem Informasi
Geografis (SIG) untuk mengetahui karakteristik serta parameter DAS Ciloseh yang
diperlukan untuk analisis debit banjir rancangan metode Hidrograf Satuan Sintetik
Gama-I. Dari survei lapangan diperoleh data karakteristik hidrologi sungai
kemudian dilakukan analisis pemodelan hidraulika menggunakan bantuan software
HEC-RAS. Hasil pemodelan banjir HEC-RAS ditumpangtindihkan (overlay)
dengan basemap sehingga dihasilkan peta genangan banjir.Kemudian dilakukan
estimasi kerugian ekonomi menggunakan metode ECLAC. Hasil analisis
menunjukan bahwa pada setiap periode ulang tahunan terjadi genangan banjir, yang
terbesar terjadi pada periode ulang 50 tahun (Q50=473 m3
/s) menyebabkan
genangan seluas 46151 m2 yang menggenang 244 unit pemukimanan serta
menyebabakan kerugian ekonomi sebesar Rp. 3,188,421,996.
Kata Kunci : Banjir, Kerugian Ekonomi, Metode ECLAC