Abstract :
Pembangunan insfrastruktur yang ada di Indonesia didominasi oleh proyek
konstruksi berulang berupa gedung bertingkat, jalan raya dan perumahan. Proyek
yang memiliki pekerjaan berulang atau repetitif membutuhkan supply tenaga kerja
yang menerus dan terjadwalkan dengan baik, karena pekerjaan proyek berulang
tersebut harus mampu terus melakukan progres tanpa tertunda. Penjadwalan proyek
yang umum digunakan di proyek konstruksi berupa barchart dan PDM belum
mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Metode Line of Balance merupakan metode
penjadwalan yang dianggap lebih cocok untuk pembangunan dengan kegiatan
berulang. Penelitian ini berfokus pada cara analisis penjadwalan dengan
menggunakan metode Line of Balance pada Proyek Perumahan Pesona Cicalengka
Residence ? Bandung. Hasil dari analisa menunjukkan waktu yang diperlukan
adalah 64 hari untuk membangun 6 unit rumah tinggal tipe 30/72, lebih cepat 8 hari
dari waktu existing 72 hari. Dengan demikian demikian metode Line of Balance
sangat efektif sebagai alat pengendali proyek pembangunan yang bersifat repetitif.
Kata kunci : Penjadwalan, Percepatan Proyek, Metode LoB