Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh daerah yang berpotensi untuk
pengembangan agrowisata. Salah satunya yaitu wisata kebun jeruk yang terdapat
di Kampung Bongkor, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.
Agrowisata ini ada yang tergabung dalam kelompok tani Cinta Tani yang bekerja
di tempat Agrowisata dengan jumlah anggota 19 orang. Rata-rata pemilikan luas
lahan kebun jeruk petani di kelompok Cinta Tani seluas 300 bata atau setara
dengan 4.200 meter persegi. Namun, di kelompok Cinta Tani hanya yang
menjalankan usaha tani jeruk dengan konsep agrowisata dan bahkan merupakan
agrowisata kebun jeruk satu-satunya yang ada di Kecamatan Samarang.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan agrowisata
di Desa Cintarakyat Kecamatan Samarang Kabupaten Garut. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan
data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, kuisioner,
studi dokumentasi dan studi literatur. Sampel responden terdiri dari petani
pengelola 4 orang, petani penggarap 15 orang, dan wisatawan 25 orang. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Agrowisata di Desa Cintarakyat Kecamatan
Samarang Kabupaten Garut memiliki potensi untuk dikembangkan melalui upaya
pembudidayaan 3 varietas tanaman jeruk dan kegiatan petik jeruk. Sedangkan
upaya untuk meningkatkan pengembangan Agrowisata Kebun Jeruk di Desa
Cintarakyat Kecamatan Samarang Kabupaten Garut yaitu sarana dan prasarana
serta memperluas iklan di media sosial untuk pengoptimalkan promosi objek
wisata.
Kata Kunci: Pengembangan, Agrowisata, Kebun Jeruk, Cintarakyat Garut