Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Sistem Pakar dengan metode Forward
chaining yang sudah banyak diterapkan termasuk terutama pada bidang kedokteran
dalam mendiagnosa penyakit seperti jantung, kanker hati, paru-paru, mata, dan juga
virus. Sistem pakar yang digunakan menggunakan metode forward chaining,
berarti sistem pakar yang digunakan menggunakan aturan kondisi aksi. Kinerja
suatu sistem dapat dievaluasi relatif terhadap sistem lainnya. Kegunaan dari
evaluasi yang dimaksudkan misalnya untuk melakukan proses keakuratan dari
suatu kinerja sistem pakar yang diterapkan untuk mendiagnosa penyakit dari ayam.
Tujuan dilakukannya evaluasi ini agar pengembangan dari kinerja sistem pakar
dapat terukur dari segi akurasi, kecepatan hingga kemudahan dalam melakukan
diagnosa suatu penyakit serta dapat mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi
kinerja. Hasil dari evaluasi yang akan dilakukan adalah melakukan perbandingan
bahwa aplikasi dapat berjalan pada perangkat komputer dan smartphone android
dengan spesifikasi tertentu. Oleh karena itu, suatu system pakar yang menggunakan
forward chaining harus dilakukan evaluasi agar dapat diketahui bahwa penggunaan
metode tersebut masih layak digunakan pada suatu system pakar atau tidak.
Hasil dari percobaan pengujian aplikasi bahwa aplikasi memiliki tingkat
akurasi 66,6% dan dapat dinyatakan cukup akurat dalam mendiagnosa penyakit,
kemudian aplikasi dapat merespon cukup cepat tidak lebih dari 8 detik untuk setiap
diagnosa yang dilakukan. Aplikasi dapat berjalan stabil karena tidak memiliki
perbedaan waktu yang jauh dalam setiap diagnosa yang dilakukan. Aplikasi dapat
ii
berjalan pada spesifikasi yang terendah seperti pada prosesor intel core 2 duo
walaupun aplikasi akan mengalami sedikit perpindahan transisi yang kurang baik,
tetapi aplikasi dapat tetap berjalan.
Kata Kunci : Evaluasi, Forward chaining, Sistem Pakar.