Abstract :
Keseimbangan nutrisi di dalam budidaya sistem hidroponik menjadi sangat penting
untuk pertumbuhan tanaman yang optimal. Selama ini nutrisi dipenuhi dari larutan
AB Mix, namun harganya relatif mahal dan terbuat dari bahan kimia sintetis yang
tidak ramah lingkungan. Pupuk organik cair menjadi sumber nutrisi alternatif yang
dapat mengurangi penggunaan pupuk AB Mix, karena memiliki kandungan unsur
hara yang tinggi untuk membantu dalam pertumbuhan tanaman juga terbuat dari
bahan organik yang dimanfaaatkan kembali. Penelitan ini dilaksanakan pada bulan
1 Ferbruari 2022 sampai 28 Februari 2022 di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya,
dengan ketinggian 420 meter di atas permukaan laut. Adapun tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui komposisi pupuk organik limbah cair tahu yang
berpengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy yang
ditanam secara hidroponik Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan
rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan kombinasi nutrisi AB Mix
dan POC. Kombinasi yang telah ditentukan yaitu: A = Pupuk AB Mix 100%, B =
Pupuk AB Mix 60% + POC 40%, C = Pupuk AB Mix 50% + POC 50%, D = Pupuk
AB Mix 40% + POC 60%, E = Pupuk AB Mix 20% + POC 80% F = POC 100%.
Setiap instalasi perlakuan diulang 4 kali. Pada satu plot instalasi terdapat 6 tanaman
sehingga terdapat 144 tanaman pengamatan. Parameter yang diamati adalah tinggi
tanaman, jumlah daun, panjang akar , bobot brangkasan per tanaman dan bobot
segar pertanaman. Hasil penelitiian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk AB Mix
dan pupuk organik cair (POC) berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil
tanaman hidroponik tanaman pakcoy sistem sumbu dapat digunakan 20% AB Mix
dan 80% Pupuk organik limbah cair tahu untuk upaya membantu pertumbuhan dan
hasil pada tanaman pakcoy.
Kata kunci: Kombinasi, AB Mix, pupuk organic cair, hidroponik, Pakcoy