Abstract :
Pendidikan seks adalah salah satu pengetahuan yang harus diperhatikan oleh orang
tua dan PAUD, karena menjadi suatu ketakutan jika tidak ada pendampingan dan
edukasi yang baik, anak dapat memahami dan mengenal reproduksi dan seksualitas
dari sumber yang salah. Di sisi lain, Orang tua masih merasa bahwa pendidikan
seks adalah hal yang tabu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
bagaimana orang tua dan PAUD menerapkan dan memberi pemahaman pendidikan
seks pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif
deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pada
subjek dan objek penelitian. Analisis data yang dilakukan diawali dengan reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan yang
didapatkan dari hasil penelitian diantaranya beberapa pemahaman mengenai
identitas gender, karakteristik, perbedaan cara berpakaian laki-laki dan perempuan,
namun hanya fisik yang secara umum anak terbiasa lihat saja yang diajarkan. Orang
tua masih merasa tabu untuk memberikan pemahaman mengenai alat vital laki-laki
dan perempuan, pengucapan alat kelamin pun sebagian besar masih menggunakan
kiasan lain bukan dengan bahasa ilmiah. Walaupun begitu, secara tidak sadar,
beberapa hal sudah diterapkan oleh orang tua, seperti memberitahu anak bagian
yang boleh dan tidak boleh disentuh.
Kata Kunci: Pendidikan seks, anak usia dini