DETAIL DOCUMENT
STUDI KOMPARATIF METODE PENUGASAN (RESITASI) DAN METODE PEER TUTORING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (Quasi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Tahun Ajaran 2021/2022)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
NIRWANA, RIKA DEWI
Subject
HB Economic Theory 
Datestamp
2023-08-30 07:51:15 
Abstract :
Masalah dalam penelitian ini adalah tingkat kemampuan berpikir kritis siswa yang masih rendah dalam proses pembelajaran di kelas XI IPS SMA Negeri 5 Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan tes (pretasi dan posttest). Adapun teknik analisis yang di gunakan dalam uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotensi dan effect size. Desain penelitian yang digunakan dalah Pretest-Posttest Nonequivalent Multiple Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS yang berjumlah 181 siswa. Teknik sampel yang digunakan yakni teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 siswa. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa penerapan metode penugasan (Resitasi) dan metode peer tutoring dalam proses pembelajaran mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa pada pengujian awal dan pengujian akhir. Peningkatan kemampuam berpikir kritis siswa yang menggunakan metode penugasan (Resitasi) adalah sebesar 0,324. Dan peningkatan untuk kelas dengan metode peer tutoring (Tutor Sebaya) sebesar 0,329. Sedangkan hasil penelitian terhadap kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan metode peer tutoring setelah pengujian akhir diperoleh nilai t hitung sebesar -0.182 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas yang menggunakan metode peer tutoring. Kata Kunci : Resitasi, Peer Tutoring, Berpikir Kritis 
Institution Info

Universitas Siliwangi