Abstract :
Universitas Siliwangi merupakan perguruan tinggi yang berada di jalan Siliwangi Kota
Tasikmalaya. Genangan sering terjadi pada area kampus, sehingga dapat menggangu mobalitas
mahasiswa atau para pelaku pendidikan lainnya. Genangan disebabkan karena berkurangnya
daerah resapan air, pembangunan gedung-gedung baru dan bertambahnya bangunan beton di
Universitas Siliwangi, sehingga air hujan tidak dapat di resap oleh tanah. Universitas Siliwangi
memerluka system drainase yang ramah lingkungan untuk menanggulangi hal tersebut.
Pembuatan sumur resapan memerlukan salah satu solusi untuk mengurangi genangan pada
kawasan yang memiliki sedikit daerah resapan air. Sumur resapan dibuat untuk menampung air
hujan agar dapat meresap ke dalam tanah sehingga dapat meningkatkan cadangan air tanah.
Perhitungan sumur serapan menggunakan metode Sunjoto, analisis kapasitas saluran drainase
eksisting dilakukan dengan cara simulasi menggunakan aplikasi EPA SWMM 5.1 untuk
mengetahui kapasitas saluran drainase eksisting, uji permeabilitas tanah pada lokasi penelitian
dilakukan dengan membuat sumur uji, dan dilakukan perhitungan rencana anggaran biaya
(RAB). Hasil analisis kapasitas saluran drainase eksisting, terdapat 5 saluran yang meluap dari
total 48 saluran drainase, sehingga dibutuhkan 2 buah pompa dan 2 buah storage dengan daya
pompa yang dibutuhkan untuk mengalirkan air dari storage menuju saluran drainase adalah
masing-masing sebesar 2,38 kW dan 13,31 kW. Jumlah sumur resapan yang dibutuhkan untuk
mengurangi genangan pada kawasan kampus Universitas Siliwangi sebanyak 117 buah dengan
koefisien permeabilitas sebesar 0,0000180 m/s. Sumur resapan tersebut mampu meredukasi debit
limpasan yang akan dibebankan pada sungai sebesar 6%. Rencana anggaran niaya yang
dibutuhkan untuk pembuatan seluruh sumur resapan pada kawasan kampus Universitas Siliwangi
adalah sebesar Rp 536.791.198.
Kata Kunci : Drainase, Genangan, Rencana Anggaran Biaya, Sumur Resapan.