Abstract :
Penggunaan data digital sebagai bukti elektronik makin penting dalam proses investigasi
dan penegakan hukum. Namun, integritas data digital merupakan salah satu isu kritis yang
perlu diatasi untuk memastikan keaslian bukti elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis integritas data pada hasil proses akuisisi data dari perangkat penyimpanan
portabel menggunakan metode National Institute of Justice (NIJ). Penelitian ini menggunakan
dua alat forensik digital yaitu FTK Imager dan Autopsy untuk melakukan akuisisi data dari
sdcard dan flashdisk. Analisis dilakukan dengan menguji integritas data pada perangkat
penyimpanan portabel setelah melalui proses akuisisi. Tools ftk imager dan autopsy terbukti
berhasil melakukan proses akuisisi data dimana data yang berhasil di akuisisi terjaga integritas
datanya dengan menggunakan parameter checksum sebagai acuan, akan tetapi terdapat
perbedaan antara scdard dan flashdisk yaitu pada metadata timestamp memiliki informasi file
changed karena pada kedua portable storage dan pada flashdisk informasi file accessed
terdapat perbedaan jika sudah di imaging.
Kata kunci: integritas data, portable storage, NIJ, ftk imager, autopsy