Abstract :
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu masih banyaknya peserta didik yang
belum mencapai KKM dan belum mampu menguasai teks cerita fantasi. KD 3.3
Mengidentifikasi unsur-unsur teks cerita fantasi merupakan KD yang harus dicapai dan
dikuasai oleh peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
Penelitian Tindakan Kelas dengan teknik pengumpulan data melalui teknik observasi,
teknik wawancara, dan teknik tes.
Berdasarkan hasil penelitian terdapat adanya peningkatan hasil belajar peserta
didik dari siklus satu ke siklus dua. Kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks
cerita fantasi siklus satu yang sudah mencapai KKM berjumlah 17 orang (53%) dan
peserta didik yang belum mencapai KKM berjumlah 15 orang (47%). Kemampuan
mengidentifikasi unsur-unsur teks cerita fantasi siklus dua pemerolehan nilai peserta
didik (100%) sudah mencapai KKM.
Hasil uji Wilcoxon, membandingkan ternyata diketahui bahwa nilai Whitung (0)
lebih kecil dari pada Wtabel tarafsignifikan (0,01) (126,2) hal ini dapat ditafsirkan bahwa
siklus kesatu dan siklus kedua menunjukkan model pembelajaran kooperatif tipe Pair
Check berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur?unsur teks cerita fantasi.Data tersebut menunjukkan hipotesis yang penulis ajukan
dalam penelitian ini terbukti dan dapat diterima. Artinya model pembelajaran
kooperatif tipe Pair Check dapat meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur?unsur teks cerita fantasi pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 12 Tasikmalaya tahun
ajaran 2022/2023