Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai Learning
Trajectory dan Learning Obstacle pada konsep perkalian bagi siswa slow learner,
rancangan desain pembelajaran konsep perkalian pada pembelajaran matematika
yang sesuai dengan Learning Trajectory dan Learning Obstacle tersebut, dan
mengetahui ketuntasan belajar siswa slow learner melalui implementasi Didactical
Design Research (DDR) pada konsep perkalian. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode DDR (Didactical Design Research). Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dilakukan untuk mengamati
aktivitas siswa slow learner selama kegiatan pembelajaran berlangsung, proses
wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data untuk mengetahui dengan
pasti mengenai informasi apa yang diperoleh, dan tes yang dilakukan terdiri dari
tiga jenis tes yakni Psikotes, tes analisis situasi didaktis awal dan tes akhir yang
berbentuk aktivitas pembelajaran sesuai dengan indikator materi perkalian. Sumber
data berasal dari dua siswa slow learner yang berada di Kelas IV salah satu SD di
Kabupaten Ciamis. Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri
dengan bantuan instrumen lainnya seperti lembar observasi, pedoman wawancara,
psikotes, soal tes analisis situasi didaktis awal dan soal tes akhir yang berbentuk
aktivitas pembelajaran. Dalam penelitian ini, proses analisis data dilakukan dengan
membuat Desain Didaktis Awal berdasarkan Learning Trajectory yang telah
disusun, lalu menganalisis hambatan belajar (Learning Obstacle) yang dialami, dan
kemudian menyusun desain antisipasi didaktis untuk mengetahui respon lanjutan
dari siswa, yang disusun berdasarkan kesulitan dan kesalahan yang dialaminya
tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) lintasan belajar (Learning
Trajectory) yang dibuat sesuai dengan segitiga didaktis yang mengatur hubungan
antara siswa slow learner dengan materi perkalian (Hubungan Didaktis), (2)
hambatan belajar (Learning Obstacle) merupakan hubungan pedagogis (HP) pada
segitiga didaktis yang mengatur hubungan antara guru dengan siswa slow learner,
(3) Rancangan pembelajaran yang dibuat sesuai dengan lintasan belajar siswa dan
hambatan belajar yang dialaminya ketika mengerjakan aktivitas pembelajaran yang
dibuat, serta (4) Ketuntasan belajar diperoleh siswa slow learner melalui
implementasi Didactical Design Research (DDR).
Kata Kunci : Didactical Design Research, Konsep Perkalian, Pemahaman
Siswa Slow Learner