Abstract :
Keberadaan harmonisa dalam sistem jaringan listrik yang dapat
menyebabkan rugi-rugi daya, panas yang berlebih pada trafo, adanya noise atau
interferensi pada saluran telekomunikasi, dan terjadinya gangguan kinerja peralatan
listrik maupun elektronik. Pemasangan filter aktif dapat mereduksi harmonisa yang
terdapat pada sistem berdasarkan arus referensi. Filter aktif terdiri dari rangkaian
konverter dan rangkaian kontroler. Pada penelitian ini dibuat sebuah sistem kendali
konverter pada filter aktif dengan metode kendali model predictive control (MPC).
Metode MPC digunakan sebagai pengendali pensaklaran pada konverter agar
konverter dapat menyuplai arus filter sesuai dengan arus referensi. Kendali MPC
dibuat dalam blok simulink kemudian di generate dan di upload kedalam perangkat
FPGA. Sistem yang dibangun merupakan simulasi FPGA in the Loop (FIL).
Pengujian dilakukan pada beban non linier dengan hasil pengujian sebelum
pemasangan filter aktif, THDi yang dihasilkan sebesar 28,60% pada setiap fasa nya.
Setelah itu dilakukan pemasangan filter aktif pada tiga model kendali yaitu pada
model simulink, model konversi dan model FIL. Pada model simulink, harmonisa
pada setiap fasa nya secara berurutan dapat di reduksi menjadi 4,30%, 4,19%, dan
4,30%, sementara pada model konversi dan model FIL memiliki hasil yang sama
dengan harmonisa pada setiap fasa nya secara berurutan di reduksi menjadi 4,85%,
5,61%, dan 5,63%. Selain itu dilakukan juga pengujian ketahanan pada kendali
MPC yang di rancang untuk FPGA untuk dapat mereduksi harmonisa yang terdapat
pada sistem dengan hasil rating daya beban maksimal yang dapat diujikan yaitu
dibawah 270VA.
Kata Kunci : Filter Aktif, Field Programmable Gate Array (FPGA), Harmonisa,
MPC