Abstract :
Gangguan pola makan menjadi permasalahan yang banyak terjadi pada mahasiswa.
Pola makan dapat dikatakan sebagai faktor yang berpengaruh terhadap status gizi.
Status gizi mahasiswa akan berpengaruh terhadap kebugaran jasmani. Kebugaran
jasmani yang baik merupakan hal yang harus dimiliki oleh mahasiswa Penjas
karena pembelajaran yang menitikberatkan aktivitas fisik sehingga dituntut untuk
memiliki kondisi fisik baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
hubungan antara pola makan dan status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani
mahasiswa Pendidikan Jasmani (Penjas) angkatan 2022 Universitas Siliwangi,
Tasikmalaya. Desain penelitian yang diterapkan adalah cross sectional. Jumlah
populasi sebanyak 264 mahasiswa dan sampel yang digunakan sebanyak 175
responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple
random sampling dengan cara diundi menggunakan Microsoft Excel. Instrumen
yang digunakan untuk memperoleh data adalah formulir food recall 2x24 jam,
kuesioner IDDS, timbangan berat badan digital, microtoise, formulir pencatatan
bleep test. Hasil data dianalisis menggunakan spearman rank. Berdasarkan hasil uji
statistik menunjukkan ada hubungan antara kecukupan energi dengan kebugaran
jasmani (p=0,006), tidak ada hubungan antara jumlah jenis bahan makanan dengan
kebugaran jasmani (p=0,437), ada hubungan frekuensi makan dengan kebugaran
jasmani (p=0,013), ada hubungan status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani
(p=0,036). Responden penelitian diharapkan untuk memperhatikan kecukupan
energi dan tingkat kebugaran jasmaninya.
Kata Kunci : Pola Makan, Status Gizi, Tingkat Kebugaran Jasmani