Abstract :
Homesickness merupakan salah satu penyebab stres pada mahasiswa rantau yang
dapat mempengaruhi pola makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menanalisis
hubungan tingkat keparahan homesickness dengan pola makan pada mahasiswa
rantau Universitas Siliwangi angkatan 2022. Jenis penelitian ini adalah analitik
observasional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross sectional.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random
sampling. Jumlah populasi sebanyak 257 orang dan jumlah sampel yang digunakan
sebanyak 81 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data diantaranya
kuesioner karakteristik responden, homesickness questionnaire, perceived stress
scale 10 items, formulir food recall 2×24 jam, kuesioner individual dietary diversity
score, dan buku foto makanan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji chi
square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki
tingkat keparahan homesickness dalam kategori sedang (67,9%), tingkat stres dalam
kategori tinggi (58%), serta pola makan dalam kategori kurang (66,7%). Hasil
analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan tingkat keparahan homesickness
dengan tingkat stres (p = 0,024), terdapat hubungan tingkat stres dengan pola makan
(p = 0,047), dan terdapat hubungan tingkat keparahan homesickness dengan pola
makan (p = 0,001). Mahasiswa rantau diharapkan dapat lebih terbuka dalam
beradaptasi serta memperhatikan asupan makan dengan mengonsumsi makanan
yang beragam, bergizi, dan mengurangi konsumsi junk food.
Kata kunci: homesicknees, stres, pola makan