Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Budaya Politik
Komunitas Adat Tajakembang Di Kecamatan Dayeuhluhur. Dimana Komunitas
Tajakembang ini merupakan sebuah Komunitas Adat yang masyarakatnya masih
berpegang teguh pada adat dan kebudayaan yang bersifat turun temurun. Selain itu
penelitian ini sendiri di latar belakangi oleh pemahaman masyarakat Komunitas
Adat Tajakembang terhadap sistem politik,yang dimana mereka berusaha untuk
tetap menjaga adat dan kebiasaan mereka. Namun apakah dalam keadaan saat ada
pesta politik apakah Komunitas Adat Tajakembang terlibat aktif atau pasif, hal ini
tentunya menarik untuk di telaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana Budaya Politik Komunitas Adat Tajakembang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Fokus
penelitiannya yaitu 1.) Bagaimana Budaya Politik Komunitas Adat Tajakembang
2.) Faktor yang mempengaruhi budaya politik Komunitas Adat Tajakembang.
Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara,observasi dan dokumentasi. Uji validitas data
menggunakan 3 jenis triangulasi,yaitu triangulasi teknik,triangulsi sumber dan
triangulasi waktu. Peneliti menggunakan Uji Validitas Data yakni Triangulasi
Sumber dengan mekanisme bertanya kepada beberapa sumber diantaranya Kepala
Adat,masyarakat Dusun Kujang dan Pemerintah Desa. Data dari ketiga sumber
tersebut di deskripsikan, dikategorisasikan, mana pandangan yang sama, yang
berbeda, dan mana yang spesifik dari tiga sumber data tersebut. Data yang telah di
analisis oleh peneliti sehingga menghasilkan suatu kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah Budaya politik Komunitas Adat Tajakembang
dikelompokkan kedalam tipe Budaya politik Subjek/Kaula karena memiliki ciri-ciri
Budaya Politik Subjek/Kaula. Tidak banyak warga yang memberi masukan dan
tuntuta kepada pemerintah. Sikap warga sebagai aktor politik adalah pasif, artinya
warga tidak mampu berbuat banyak untuk berpartisipasi dalam kehidupan politik,
tetapi apabila di adakan pemilu masyarakat Komunitas Adat Tajakembang bisa di
bilang aktif karena setiap ada pemilihan umum masyarakat selalu menyempatkan
untuk memilih jika tidak ada halangan atau pekerjaan yang sangat penting
terkecuali bagi masyarakat Komunitas Adat Tajakembang yang pergi merantau ke
luar kota.
Kata Kunci : Budaya Politik,Komunitas Adat Tajakembang, Komunitas.