Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media putar
sejarah terhadap keaktifan belajar peserta didik di kelas XI IPS 1 SMAN 3
Tasikmalaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan berupa kurangnya
keaktifan belajar peserta didik selama proses pembelajaran. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Kuasi Eksperimen bentuk
Nonequivalent Control Group. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan
teknik sampel purposif. Kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen memiliki peserta
didik sebanyak 35 orang dan kelas kontrol adalah XI IPS 3 yang memiliki peserta
didik sebanyak 36 orang. Adapun data yang dibutuhkan dikumpulkan melalui
observasi, angket, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis
dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan
menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa
kelas kontrol memiliki nilai rata-rata pretest sebesar 82.31 dan nilai posttestsebesar
78.70 sedangkan nilai rata-rata pretest di kelas eksperimen sebesar 77.64 dengan
nilai posttest sebesar 84.95. Persentase rata-rata keaktifan belajar peserta didik di
kelas XI IPS 1 sebelum diberi perlakuan adalah 71.89% (kategori baik) dan berubah
menjadi 78.66% (kategori sangat baik) pada posttest atau terdapat peningkatan
keaktifan belajar peserta didik sebesar 6.77% setelah perlakukan atau penggunaan
media putar sejarah. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar
0.034 < 0.05 Sig. dan rhitung > rtabel sebesar 2.178 > 2.006 yang berarti Ha diterima
dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan
media putar sejarah terhadap keaktifan belajar peserta didik pada pembelajaran
sejarah Indonesia di kelas XI IPS 1 SMAN 3 Tasikmalaya.
Kata Kunci: Media Putar Sejarah, Keaktifan Belajar