Abstract :
Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT) adalah perusahaan yang memproduksi bentuk
sediaan obat tradisional, kecuali bentuk sediaan tablet, efervesen, suppositoria, dan
kapsul lunak. Terdapat 2 UKOT yang terletak di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
yang memproduksi sebanyak 6 produk obat tradisional. Hasil survey awal
menunjukkan bahwa masih terdapat masalah terkait gambaran sanitasi, higiene dan
dokumentasi di UKOT yang berada di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan sanitasi, higiene, dokumentasi
dan keberadaan mikroba pada Usaha Kecil Obat Tradisional di Kabupaten dan Kota
Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional
dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 UKOT,
delapan karyawan UKOT, empat peralatan dan enam sediaan produk obat tradisional
yang diproduksi oleh UKOT di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penerapan higiene perorangan pada kedua UKOT belum
sepenuhnya memenuhi syarat. Sanitasi bangunan dan bangunan dan fasilitas pada
kedua UKOT belum sepenuhnya memenuhi syarat. Sanitasi peralatan pada kedua
UKOT juga belum sepenuhnya memenuhi syarat dimana berdasarkan hasil pengujian
masih ditemukan angka kuman yang melebihi batas. Aspek yang sudah 100%
memenuhi syarat adalah kelengkapan dokumentasi dan keberadaan mikroba pada
produk obat tradisional. Berdasarkan hasil tersebut, maka kedua UKOT disarankan
untuk meningkatkan penerapan higiene perorangan, sanitasi bangunan dan fasilitas,
serta sanitasi peralatan dengan cara mematuhi semua protap yang berlaku.
Kata Kunci : Higiene, Sanitasi, Usaha Kecil Obat Tradisional