Abstract :
ABSTRAK
RISIKO PRODUKSI KELOR (Moringa oleifera L.) PADA MUSIM HUJAN DAN MUSIM KEMARAU
Oleh :
INA BERLIANTY
NPM 185009027
Dosen Pembimbing :
Suyudi Nurul
Risti Mutiarasari
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis risiko produksi kelor (Moringa oleifera L.) pada musim hujan dan musim kemarau di PT Moringa Organik Indonesia, Blora. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, dengan menggunakan data sekunder berupa data time series dan dilengkapi data primer hasil wawancara kepada pihak perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah coeficient variation (CV) dan batas bawah (L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber risiko produksi di PT Moringa Organik Indonesia terdiri dari risiko produksi eksternal dan internal, risiko produksi eksternal terdiri dari gulma, penyakit, dan musim, sedangkan risiko produksi internal yaitu risiko sumberdaya manusia. Hasil perhitungan tingkat risiko produksi kelor pada musim hujan dan musim kemarau menunjukkan tingkat risiko produksi pada musim kemarau lebih tinggi karena memiliki nilai coefficient variation lebih besar daripada musim hujan. Nilai batas bawah produksi (L) diperoleh nilai terendah pada musim kemarau, berdasarkan hasil nilai batas bawah dari kedua musim tersebut menunjukan pada saat musim hujan mengalami kerugian lebih rendah daripada musim kemarau.
Kata kunci : Kelor, Musim Hujan, Musim Kemarau, Produksi, Risiko.