Abstract :
Permasalahan utama dalam penelitian mengenai kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang masih sangat kurang, tujuannya untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Group Investigation. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan teknik pengumpulan data berupa tes uraian.Sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Paired Samples T-Tes untuk kelas eksperimen Inkuiri Terbimbing, kelas eksperimen Group Investigation, dan kelas konvensional, sedangkan untuk N-Gain menggunakan uji Independent Samples T-Tes, untuk taraf signifikan 5. Adapun hasil pengujian hipotesis pertama dan hipotesis kedua di kelas eksperimen pertama dan di kelas eksperimen kedua diperoleh nilai yaitu Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dengan demikian Sig. (2-tailed) < 0,05, hipotesis ketiga diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,619 maka Sig. (2-tailed) > 0,05 maka Ho diterima. Hipotesis keempat diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,134 maka Sig. (2tailed) < 0,05 maka Ho diterima. Hipotesis kelima diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,299 maka Sig. (2-tailed) < 0,05 maka Ho diterima.
Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Group Investigation, Berpikir Kreatif