DETAIL DOCUMENT
STUDI ETNO-ORNITOLOGI DI PASAR BURUNG TASIKMALAYA SEBAGAI SUPLEMEN SUMBER BELAJAR BIOLOGI (Studi Kasus di Pasar Burung Cikurubuk, Tasikmalaya, Jawa Barat)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
SILVIA, SILVIA
Subject
QH301 Biology 
Datestamp
2022-09-09 08:20:27 
Abstract :
ABSTRAK SILVIA. 2022. Studi Etno-Ornitologi di Pasar Burung Tasikmalaya Sebagai Suplemen Sumber Belajar Biologi (Studi Kasus di Pasar Burung Cikurubuk, Tasikmalaya, Jawa Barat). Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kajian etno-ornitologi di Pasar Burung Cikurubuk, Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif berjenis studi kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu pedagang burung di Pasar Burung Cikurubuk, Tasikmalaya, yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2021-Juli 2022, dengan data penelitian dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara semiterstruktur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sebanyak 1671 individu burung yang terdiri dari 74 spesies dan 32 famili. Nama lokal burung diberikan berdasarkan kicauan burung, warna bulu, dan karakteristik fisik lainnya pada burung. Harga jual burung ditetapkan berdasarkan faktor-faktor seperti kicauan, warna bulu, jenis kelamin, usia, dan asal burung. Terdapat 6 bentuk pemanfaatan burung, yaitu digunakan sebagai hewan peliharaan, digunakan dalam acara wisuda dan pernikahan, bahan makanan sekunder, serta diikutsertakan dalam lomba kicau dan lomba balap terbang, dengan nilai Use Value (UV) berkisar 0,03 ? 0,56. Berdasarkan red list IUCN, sebanyak 60 spesies burung masuk ke dalam kategori Least Concern (LC), 6 spesies masuk ke dalam kategori Near Threatened (NT), 2 spesies masuk ke dalam kategori Vulnerable (VU), 3 spesies masuk ke dalam kategori Endangered (EN), dan 1 spesies masuk ke dalam kategori Critically Endangered (CR). Sebanyak 1 spesies burung masuk ke dalam daftar apendiks I, 5 spesies masuk ke dalam daftar apendiks II, dan 68 spesies tidak terdapat dalam daftar apendiks CITES, serta sebanyak 9 spesies dilindungi oleh PERMEN LHK P. 106/2018. Data-data yang didapat dalam penelitian ini dikemas dalam bentuk booklet yang akan digunakan sebagai suplemen sumber belajar biologi. Kata kunci: Burung, Etno-ornitologi, Pasar Burung, Tasikmalaya. 
Institution Info

Universitas Siliwangi