Abstract :
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL DAN EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH (Survei pada Pemerintah Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2016-2020)
ANISA PEBRIYANTI
183403011
Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Siliwangi 2022
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Desentralisasi Fiskal, Efektivitas Pendapatan Asli Daerah serta Kemandirian Keuangan Daerah di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dan Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Efektivitas Pendapatan Asli Daerah terhadap Kemandirian Keuangan Daerah di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus dan metode analisis menggunakan regresi data panel. Pemilihan sampel dengan menggunakan metode cluster random sampling dan memperoleh sampel sebanyak 14 Kabupaten/Kota. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Dilihat dari data pada tahun 2016-2020 di Provinsi Jawa Barat terjadi Desentralisasi Fiskal hanya di Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, dan Kota Bekasi, 11 Kabupaten/Kota lainnya belum memiliki Desentralisasi fiskal yang baik. Sedangkan, untuk efektivitas pendapatan asli daerah mengalami fluktuatif yaitu peningkatan dan penurunan. Namun, dapat diketahui bahwa tingkat efektivitas pendapatan asli daerah sudah sesuai dengan target dikarenakan rata-rata telah mencapai angka 100% pada setiap Kabupaten/Kota di setiap tahun 2016-2020.Tingkat kemandirian keuangan daerah di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2016-2020 masuk kedalam kategori pola konsultatif. Desentralisasi fiskal berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Efektivitas pendapatan asli daerah berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Desentralisasi Fiskal dan efektivitas Pendapatan asli Daerah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah.
Kata Kunci: Desentralisasi Fiskal, Efektivitas Pendapatan Asli Daerah, dan Kemandirian Keuangan Daerah.