Abstract :
ABSTRAKSI
Klasifikasi menggunakan supervised learning dibutuhkan pada sistem informasi atau evaluasi cerdas untuk mempercepat proses dan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan terkait sumber daya manusia di organisasi. Namun,
kamampuan dari supervised learning ini relatif bergantung pada kualitas data. Studi ini mengusulkan seleksi fitur menggunakan Recursive Feature Elimination (RFE)
untuk meningkatkan kualitas data dengan mengeliminasi atribut-atribut yang tidak
relevan dan mengidentifikasi dampaknya terhadap kemampuan klasifikasi salah
satu algoritma supervised learning yaitu Random Forest. Berdasarkan hasil eksperimen pada dataset terbuka dari Kaggle bernama Human Resource Dataset,
penerapan RFE dengan parameter yang tepat pada studi ini berhasil mengeliminasi 16 (64%) atribut yang tidak relevan dan meningkatkan 2.6% rata-rata AUC-ROC Random Forest. Adapun 84.32% rata-rata AUC-ROC hasil evaluasi Random Forest setelah penerapan RFE pada studi ini, lebih tinggi
dibandingkan dengan Naïve Bayes (76.49%), Logistic
Regression (63.40%), Support Vector Machine (56.56%) dan K-Nearest Neighbors (54.04%).
Kata kunci: Karyawan, Kinerja, Supervised Learning, Seleksi Fitur, RFE.