Abstract :
Masalah pokok terkait penelitian adalah terdapatnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran ekonomi yang masih rendah. Bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas yang menggunakan model probing prompting learning dengan bantuan media poster dan kelas yang menggunakan model konvensional setelah perlakuan. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Populasi yang diambil adalah kelas XI IPS SMA Negeri 2 Tasikmalaya, menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah populasi sebanyak 144 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes pada mata pelajaran ekonomi yaitu berupa soal uraian sebanyak 25 soal. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan model probing prompting learning dengan bantuan media poster sesudah perlakuan dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Kata kunci : model probing prompting learning, kemampuan berpikir kritis, media poster, peserta didik.