Abstract :
Penelitian dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa yang rendah. Penerapan model pembelajaran Problem Posing dengan bantuan media permainan ular tangga ditunjukkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan bantuan program SPSS versi 23.0 yaitu uji paired sampel t test dan independent sampel t test dengan taraf signifikan 5% atau 0,05. Hasil uji paired sampel t test kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai yang sama yaitu Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 maka Ho ditolak artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan di kelas kontrol sebelum dan seseudah perlakuan. Sedangkan untuk hasil uji independent sampel t test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,028 maka Ho ditolak, kesimpulannya bahwa terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dengan penerapan model problem posing dengan bantuan media permainan ular tangga dan kelas kontrol dengan penerapan model pembelajaran konvensional tanpa bantuan media permainan ular tangga sesudah perlakuan.
Kata Kunci: Model, Problem Posing, Media, Ular Tangga, Hasil Belajar