Abstract :
ABSTRAK
DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP STRUKTUR PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI (Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya)
Oleh
RENDRA GITA RAMADHAN
NPM 155009060
Dosen Pembimbing
DEDI DARUSMAN
DEDI DJULIANSAH
Alih fungsi lahan atau lazimnya disebut sebagai konversi lahan didefinisikan sebagai perubahan fungsi sebagian atau seluruh kawasan lahan dari fungsinya semula (seperti yang direncanakan) menjadi fungsi lain yang membawa dampak negatif (masalah) terhadap lingkungan dan potensi lahan itu sendiri. Metode penelitian ini menggunakan teknik penelitian studi kasus. Studi kasus (case study) merupakan metode untuk menghimpun dan menganalisis data berkenaan sesuatu kasus. Hasil penelitian adalah Dampak alih fungsi lahan pertanian terhadap struktur pendapatan rumah tangga petani di Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, KotaiTasikmalaya berdasarkan hasil penelitian menunjukan terjadi penurunan pendapatan rumah tangga petani, namun disamping alih fungsi lahan ada juga yang mampu meningkatkan pendapatnya dari hasil penjualan lahan, misalnya dibelikan kembali lahan atau dijadikan modal usaha, secara keseluruhan dari 32 petani yang menjadi responden pendapatan rumah tangga petani mengalami penurunan setelah terjadinya alih fungsi lahan pertanian. Struktur pendapatan rumah tangga petani di Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya terdiri dari pendapatan sektor pertanian dan sektor non pertanian, sektor pertanian di dominasi oleh pertanian tanaman padi sisanya sayuran itu hanya sebagai penunjang dan di sektor non pertaniannya ada pendapatan hasil dagang dan serabutan, itu pun tidak semuanya menggelutinya hanya sebagian saja dari 32 orang petani.
Kata kunci : struktur pendapatan petani, dampak alih fungsi lahan