Abstract :
ABSTRAK
MUHAMMAD FAZA MUKHOYAR HASANUDIN 2022, ANALISIS
PENERAPAN PRINSIP UNITY DAN EQUILIBRIUM DI MINI
MARKET QINI MART TASIKMALAYA : Program Studi Ekonomi
Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Siliwangi
Di Tasikmalaya, di jalan Purbaratu. Terdapat ritel atau mini market
bernama Qini Mart yang didirikan oleh Pesantren Idrisiyah sejak tahun
2010. Berdasarkan penelitian pendahuluan masih ada permasalahan yang
ada dalam kegiatan berbisnisnya, dilihat dari penerapan unity terutama
dalam hal melaksanakan kegiatan bisnis yang tidak sesuai menurut ajaran
syariat Islam, yaitu terjadi ketika harga barang sedang murah maka toko
membeli barang dengan jumlah banyak kemudian di stok di gudang, dan
kemudian nantinya dijual ketika harga sedang mahal. Kemudian
permasalahan selanjutnya masih banyaknya komplain dari pengunjung atau
konsumen toko dikarenakan banyak barang yang expired atau kadaluwarsa.
Metode penelitian yang dilakukan peneliti adalah metode deskriptif
dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan dari data primer
yakni dari kepala toko, karyawan dan konsumen mini market Qini Mart.
Instrumen pendukung dalam penelitian ini terdiri atas Soft instrument yaitu
pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi.
Sedangkan hard instrument yaitu kamera untuk observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian di Toko Mini Market Qini Mart Tasikmlaya, bahwa
mini market Qini Mart Tasikmalaya belum sepenuhnya menerapkan prinsip
kesatuan (Unity), karena mini market Qini Mart Tasikmalaya melakukan
diskriminasi terhadap pembeli, dan sudah menjadi kebiasaan toko sering
membeli barang ketika barang tersebut sedang mengalami penurunan harga
dan menyimpan terlebih dahulu untuk nanti dijual ketika harga tersebut naik
kembali. Mini market Qini Mart Tasikmalaya dalam hasil penelitian sudah
menerapkan prinsip keseimbangan/keadilan (Equilibirum), hal tersebut
ditandai dengan tidak ada kecurangan dalam hal takaran dan timbangan,
mekanisme harga sesuai dengan harga pasaran dan tidak melakukan
kecurangan dalam menjual barang yang sudah tidak dapat diperjual belikan.
Kata Kunci : Etika Bisnis Islam, Unity, Equilibrium, Ritel