Abstract :
ABSTRAK
Ina Rohmatul Azizah, Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-Unsur dan Menceritakan Kembali Isi Teks Cerita Fantasi yang Dibaca dengan Model Pembelajaran Auditory, Intellectualy, Repetition (AIR). Penelitian Tindakan Kelas Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 11 Tasikmalaya Tahun Ajaran 2019/2020. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi.
Mengidentifikasi unsur-unsur dan menceritakan kembali isi teks cerita fantasi merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas VII SMP/MTs/sederajat berdasarkan kurikulum 2013 revisi. Untuk mencapai KD tersebut diperlukan model pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran saintifik kurikulum 2013 yang dianut. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian terkait kemampuan mengidentifikasi dan menceritakan kembali isi teks cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran auditory, intellectualy, repetition.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur dan menceritakan kembali isi teks cerita dengan menggunakan model pembelajaran auditory, intellectualy, repetition Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik observasi, teknik tes, dan teknik wawancara. Sumber data penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 11 Tasikmalaya tahun ajaran 2019/2020.
Kriteria Ketuntasan Belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia yang ditetapkan di SMP Negeri 11 Tasikmalaya untuk kelas VII adalah 75. Perolehan nilai pengetahuan pada siklus I peserta didik memperoleh nilai di bawah KKB sebanyak 22 orang peserta didik (68,75%), sedangkan peserta didik yang memperoleh nilai di atas KKB sebanyak 10 orang peserta didik (31,25%) dengan nilai rata-rata 71,09. Pada siklus II persentase jumlah peserta didik yang memperoleh nilai pengetahuan di atas KKB sebanyak 32 orang peserta didik (100%) dengan nilai rata-rata 83,96. Perolehan nilai keterampilan pada siklus I peserta didik yang memperoleh nilai di bawah KKB sebanyak 19 orang peserta didik (59,37), sedangkan peserta didik yang memperoleh nilai di atas KKB sebanyak 13 orang peserta didik (40,62%) dengan rata-rata nilai 72,34. Pada siklus II persentase siklus II jumlah peserta didik yang memperoleh nilai keterampilan di atas KKB sebanyak 32 orang (100%) dengan nilai rata-rata 83,59.
Data di atas menunjukkan bahwa hipotesis tindakan dapat diterima. Artinya, model pembelajaran AIR meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur dan menceritakan kembali isi teks cerita fantasi pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 11 Tasikmalaya tahun ajaran 2019/2020.