Abstract :
ABSTRAK
Agung Setia Budi, 2020. Peningkatan Kemampuan Menganalisis Unsurunsur Pembangun dan Mengonstruksi Sebuah Cerita Pendek dengan Menggunakan Model Pembelajaran Think Talk Write (Penelitian Tindakan Kelas pada Peserta Didik Kelas XI SMK Yayasan Pesantren Cintawana Kabupaten Tasikmalaya Tahun Ajaran 2019/2020). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas simliwangi.
Kurikulum 2013 revisi merupakan Kurikulum yang diharapkan mampu mencapai tujuan dan kompetensi pembelajaran. Kurikulum 2013 revisi tersebut juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai keberhasilan pendidikan di Indonesia. Dalam Kurikulum 2013 revisi salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik kelas XI adalah menganalisis unsur-unsur pembangun dan mengonstruksi sebuah cerita pendek. Kompetensi dasar tersebut belum dikuasai oleh sebagian peserta didik kelas XI Multi Media SMK Yayasan Pesantren Cintawana tahun ajaran 2019/2020. Penulis melaksakan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui dapat atau tidaknya model pembelajaran Think Talk Write meningkatkan kemampuan menganalisis unsur-unsur pembangun dan mengonstruksi sebuah cerita pendek pada peserta didik kelas XI Multi Media SMK YPC tahun ajaran 2019/2020. Rumusan masalah penelitian ini adalah dapatkah model pembelajaran Think Talk Write meningkatkan kemampuan menganalisis unsur-unsur pembangun dan mengonstruksi sebuah cerita pendek pada peserta didik kelas XI Multi Media SMK YPC tahun ajaran 2019/2020. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan tenik observasi, teknik tes, dan teknik wawancara dengan sumber data adalah peserta didik kelas XI Multi Media SMK YPC tahun ajaran 2019/2020. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran Bahasa Indonesia yang ditetapkan SMK Yayasan Pesantren Cintawana Kabupaten Tasikmalaya untuk kelas XI adalah 75. Perolehan nilai siklus I dalam hal pengetahuan peserta didik yang memperoleh nilai di bawah KKM sebanyak 12 peserta didik (37,5%) sedangkan peserta didik yang memperoleh nilai di atas KKM 20 peserta didik (62,5%). Pada siklus kedua peserta didik yang memperoleh nilai di atas KKM semua peserta didik (100%). Pada siklus I dalam hal keterampilan peserta didik yang memperoleh nilai di bawah KKM sebanyak 11 peserta didik (34%) dan peserta didik yang di atas KKM sebanyak 21 peserta didik (66%). Pada siklus II semua peserta didik (100%) memperoleh nilai di atas KKM. Data di atas menunjukkan bahwa hipotesis tindakan penelitian ini diterima. Artinya model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menganalisis dan mengonstruksi sebuah cerita pendek pada peserta didik kelas XI Multi Media SMK YPC Kabupaten Tasikmalaya tahun ajaran 2019/2020.