Abstract :
PENGARUH PEMBERIAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT PISANG
(Musa paradisiaca L.) DAN CEKAMAN SALINITAS TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU
(Vigna radiata L.)
Oleh
Nita Amelia
NPM 175001004
Dosen Pembimbing:
Maman Suryaman
Fitri Kurniati
ABSTRAK
Kacang hijau merupakan sumber protein, vitamin dan mineral yang penting bagi
manusia. Peningkatan permintaan komoditas kacang hijau tidak sejalan dengan
jumlah produksi yang belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Cekaman
salinitas berdampak terhadap pertumbuhan tanaman baik secara morfologi,
fisiologis dan biokimia. Tingginya kadar garam dalam media tanam/tanah
mengakibatkan tanaman akan mengalami stress ion dan stress oksidatif. Kandungan
antioksidan yang terdapat dalam kulit pisang dapat meredam dampak negatif
oksidan dalam tumbuhan karena mengandung senyawa fenolik, flavonoid,
serotonin, tannin, saponin, dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
konsentrasi yang tepat dalam pemberian ekstrak kulit pisang sebagai antioksidan
dengan cekaman salinitas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2021, di Kebun
Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak
Kelompok (RAK) yang berpola faktorial diulang sebanyak tiga kali. Faktor
pertama yaitu cekaman salinitas 0%, 0,5% dan 1%, faktor kedua yaitu konsentrasi
antioksidan 0%, 1% dan 2%. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi
antara cekaman salinitas dengan pemberian antioksidan ekstrak kulit pisang. Secara
mandiri pemberian antioksidan ekstrak kulit pisang berpengaruh terhadap luas
daun, sedangkan pemberian cekaman salinitas memberikan pengaruh secara
mandiri terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, kadar klorofil, kadar air
relatif daun, bobot 50 biji kering, jumlah polong jumlah biji per polong dan jumlah
biji per tanaman.
Kata kunci : kacang hijau, cekaman salinitas, antioksidan