DETAIL DOCUMENT
POLITICAL LINKAGE H. SUPRATMAN DENGAN KONSTITUENNYA DALAM PILKADA 2020 KABUPATEN PANGANDARAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
SIDIK, ISNA LUKIA
Subject
JA Political science (General) 
Datestamp
2022-10-26 00:45:41 
Abstract :
ABSTRAK Political linkage adalah suatu bentuk hubungan atau ikatan atau dapat juga dikatakan sebagai sebuah koneksi yang terjadi diantara warga negara secara individual, organisasi sosial, dan sistem politik. Political linkage dapat digunakan sebagai salah satu upaya (Strategi) dalam sebuah pertarungan politik seperti dalam PILKADA (Pemilihan Kepala daerah). Keterkaitan koneksi (linkage) antara politisi sebagai pencari kekuasaan dengan konstituennya (unsur penting dalam peraihan kekuasaan) dapat menciptakan sebuah keuntungan bagi tercapatinya tujuan politis. Dalam penelitian ini, mengambil contoh kasus H. Supratman sebagai seorang politisi yang akan bertarung dalam PILKADA 2020 Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini akan melihat bagaimana H. Supratman membangun linkage?nya dengan konstituen (pemilih dan Organisasi lain) serta partai politik dalam perjalanannya di PILKADA 2020 Kabupaten Pangandaran. Konsep political linkage Herbert Kitschelt akan digunakan sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. Konsep pembentukan tersebut diantaranya melalui; (a) Pembentukan melalui Klientelistik, (b) Pembentukan melalui Karismatik, dan (c) Pembentukan melalui programatik. Penelitian ini akan menganalisis bagaimana konsep political linkage digunakan sebagai sebuah langkah strategi dalam memenangkan PILKADA. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif-deskriftif dengan pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa H. Supratman menggunakan ketiga konsep pembentukan linkage dalam upaya strategi pemenangannya dalam PILKADA 2020 Kabupaten Pangandaran. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa H. Supratman menggunakan ketiga strategi linkage yakni; Karismatik, Programatik dan Klientelistik. Selain itu, H. Supratman juga memilih untuk melakukan manuver politik dengan yang tadinya maju sebagai kandidat independen menjadi menggunakan partai politik dengan alasan ketika menggunakan partai politik hal tersebut lebih menguntungkan dirinya dalam perjalan pencalonan di PILKADA 2020 Kabupaten Pangandaran. Temuan lain juga menunjukan bahwa H. Supratman menggunakan strategi segmentasi voters agar penyaluran sumberdaya politik dan pemobilisasian suara dapat efektif dan tepat sasaran. Kata Kunci: PILKADA, Political linkage, Strategi pemenangan 
Institution Info

Universitas Siliwangi