Institusion
Universitas Siliwangi
Author
PRATOMO, DIMAS NUGROHO SUSILO
Subject
J General legislative and executive papers
Datestamp
2022-10-26 00:46:17
Abstract :
ABSTRAK
Umumnya bahan penyusun beton terdiri dari bahan semen, agregat kasar, agregat
halus, air, dan bahan tambah (additive). Kemajuan teknologi pada beton mengalami
perkembangan dan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan beton yang memenuhi
kekuatan sesuai yang ditentukan dalam perencanaan. Salah satu caranya adalah
dengan menambahkan bahan additive dalam proses pembuatan beton dan salah satu
bahan additive tersebut adalah Limbah Karbit. Limbah Karbit merupakan sisa dari
reaksi karbit terhadap air yang menghasilkan gas acyetilene. Limbah Karbit pada
umumnya tidak dilakukan pengolahan dikarenakan limbah karbit dianggap tidak
bernilai ekonomis, serta apabila dibuang dapat mengakibatkan pencemaran
terhadap lingkungan. Salah satu cara agar limbah karbit tidak menumpuk dan tidak
mencemari lingkungan adalah dengan melakukan pemakaian kembali (reuse) agar
dapat dimanfaatkan sebagai material bahan kontruksi bangunan lain yang ramah
lingkungan, maka dari itu pada penelitian ini limbah karbit dijadikan sebagai bahan
tambah semen dalam pembuatan beton, dengan presentase penambahan limbah
karbit sebesar 0%, 5%, 7%, 8% dan 11%. Kuat tekan diuji pada umur 21 hari dan
28 hari. Kuat tekan yang dihasilkan dalam penelitian ini terus meningkat seiring
dengan presentase penambahan limbah karbit, dengan hasil nilai tertinggi terdapat
pada persentase penambahan limbah karbit sebesar 11% dengan nilai 266,26
kg/cm2
dan kuat tekan terendah pada campuran 0% dengan nilai 251,15 kg/cm2
.
Kata Kunci: Limbah Karbit, additive, Beton, kuat tekan