Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH KOMPOS KIAPU (Pistia stratiotes) DAN PUPUK UREA
TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY
(Brassica rapa L)
Oleh
Doni Rifaldi
NPM 165001013
Dosen Pembimbing :
Suhardjadinata
Amir Amilin
Pakcoy (Brassica rapa L) merupakan tanaman dari keluarga Cruciferae yang
masih berada dalam satu genus dengan sawi putih/petsai. Pakcoy merupakan salah
satu varietas dari tanaman sawi yang dimanfaatkan daunnya sebagai sayuran. Dari
banyak jenis sayuran hijau, pakcoy termasuk tanaman yang mudah untuk
dibudidayakan. Permintaan pakcoy dari tahun ke tahun terus meningkat. Selain itu,
harga jual sawi pakcoy lebih mahal dari jenis sawi lainnya Hal ini tentu memberikan
prospek bisnis yang cukup cerah bagi petani pakcoy, mengingat permintaan pasar
yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian
kompos kiapu dan pupuk urea terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brasicca
rappa L). Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Siliwangi Kampus Mugarsari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya
pada bulan Desember 2020 sampai Februari 2021.Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan 2 faktor dimana faktor utama
dosis kompos kiapu yang terdiri atas 5 taraf (0 t/ha, 20 t/ha,30 t/ha,40 t/ha) dan
factor kedua adalah dosis pupuk urea yang terdiri atas 3 taraf (0 kg/ha, 200 kg/ha,
400 kg/ha). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga total plot percobaan
adalah sebanyak 36. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dengan uji F dan
dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan taraf nyata 5%.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos kiapu berpengaruh nyata
terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy meliputi jumlah daun, tinggi
tanaman, luas daun, jumlah klorofil,bobot berangkasan pertanaman dan bobot
berangkasan per petak konversi ke hektar.Pemberian kompos kiapu 30 t/ha
menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy tertinggi dibandingkan
dengan dosis yang lain.
Kata Kunci : Pupuk organik,Kompos Kiapu,dan Pupuk urea