Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
PEMINATAN EPIDEMIOLOGI
2021
ABSTRAK
DEWI NURUL IZZAH
HUBUNGAN KEBIASAAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN
DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI
WILAYAH KERJA PUSKESMAS BALUBUR LIMBANGAN
KABUPATEN GARUT TAHUN 2020
Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi virus akut yang disebabkan
oleh virus dengue.Faktor yang mempengaruhi terjadinya DBD berdasarkan
segitiga epidemiologi meliputi host, agent dan environment, diantaranya faktor
perilaku dan lingkungan sangat berperan terhadap terjadinya DBD. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan masyarakat dan lingkungan
dengan kejadian DBD di wilayah kerja puskesmas Balubur Limbangan tahun
2020. Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik observasional dengan desain
studi case control. Populasi dalam penelitian ini yaitu keseluruhan subjek yang
menderita DBD pada bulan Januari-Desember 2020 dan di rawat di Puskesmas
Balubur Limbangan berjumlah 120 orang. Sampel penelitian yaitu 47 kasus dan
47 kontrol. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner dan lembar observasi.
Hasil penelitian didapat bahwa terdapat dua variabel yang berhubungan yaitu
kebiasaan menggunakan obat anti nyamuk (p = 0,028, OR = 2,988) dan
keberadaan tempat perindukan (p = 0,023, OR = 2,855), sedangka variable yang
tidak berhubungan meliputi kebiasaan menguras TPA (p = 0,525), kebiasaan
menggantung pakaian di dalam rumah (p = 0,121) dan keberadaan kawat kasa (p
= 0,813). Disarankan kepada masyarakat untuk menggunakan obat anti nyamuk
sebagai perlindungan terhadap gigitan nyamuk Aedes aegypti. Disarankan untuk
Puskesmas Balubur Limbangan agar menjalankan program JUMANTIK kepada
kader yang sudah mendapat pelatihan dan membuat kader-kader JUMANTIK
pada setiap rumah (1 rumah 1 JUMANTIK), agar masyarakat mampu
berkontribusi dalam pencegahan terhadap DBD minimal untuk lingkungan
terkecil yaitu keluarga.
Kata kunci : DBD, kebiasaan masyarakat, lingkungan
Kepustakaan : 57 (2009-2020)