DETAIL DOCUMENT
PERANAN MASYARAKAT DESA PANJALU KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS DALAM MENUMPAS GERAKAN DI/TII PADA TAHUN 1949-1962
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
Nugraha, Renra Sundayana
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2022-10-26 00:48:07 
Abstract :
ABSTRAK RENRA SUNDAYANA NUGRAHA. (2019). ?Peranan Masyarakat Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Dalam Menumpas Gerakan DI/TII (1949-1962)?. Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi. Penelitian dan penulisan ini dilatarbelakangi oleh terjadinya peristiwa gerakan DI/TII di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis dari Tahun 1949- 1962 yang membuat situasi menjadi tidak aman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi munculnya gerakan DI/TII di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis pada tahun 1949. Untuk dapat mengetahui bagaimana perkembangan gerakan DI/TII di Desa Panjalu Kecamtan Panjalu Kabupaten Ciamis pada tahun 1950-1961. Untuk dapat mengetahui bagaimana peranan masyarakat Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis dalam menumpas gerakan DI/TII pada tahun 1962. Berdasarkan keterangan yang ada mengenai terjadinya peristiwa gerakan DI/TII pimpinan Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, terbukti dinyatakan bersalah telah bertindak makar terhadap pemerintahan NKRI yang sah serta menebar teror dan ancaman yang meresahkan terhadap warga masyarakat dalam negeri termasuk juga terhadap warga masyarakat Desa Panjalu tentu merasa diresahkan. Tindakan dari gerakan DI/TII telah melanggar hukum dan norma negara bahkan agama hingga menjadi suatu konflik yang berskala tinggi dalam negeri. Metode yang digunakan merupakan metode Historis yang terdiri dari empat tahapan penelitian, yaitu Heuristik, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Berdasarkan penelitian bahwa pada tahun 1949 kemuculan gerakan DI/TII di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Gerakan DI/TII yang ada di Desa Panjalu datang dari dua tempat yang berbeda yaitu dari gunung Sawal dan dari gunung Cakrabuana sehingga telah menyebabkan dampak buruk dalam berbagai macam bidang seperti, ekonomi, sosial, dan pendidikan. Perkembangan gerakan DI/TII pada tahun 1950-1961 di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Desa Panjalu berada dalam keadaan yang tidak aman dan tidak menenangkan sebagai dampak dan akibat dari kehadiran gerakan DI/TII mulai dari tahun 1949 sampai dengan tahun 1962. Peranan warga masyarakat Desa Panjalu dalam menumpas gerakan DI/TII pada tahun 1962. Tahun 1949 hingga pada tahun 1961 upaya tugas penumpasan terhadap gerakan DI/TII hanya dilaksanakan oleh aparat keamanan, dan pada tahun 1962 telah turun perintah bagi rakyat atau warga masyarakat termasuk warga masyarakat Desa Panjalu untuk diikutsertakan dalam upaya penumpasan gerakan DI/TII yang dikenal dengan sebutan operasi Pagar Betis. Warga masyarakat Desa Panjalu sudah melaksanakan tugas dalam menumpas gerakan DI/TII sehingga dengan itu telah terbukti bahwa ada peranan dari warga masyarakat Desa panjalu dalam menumpas gerakan DI/TII yang telah dilakukan di dua tempat berbeda yaitu di gunung Sawal dan gunung Cakrabuana. Kata Kunci: Masyarakat Desa Panjalu, Menumpas dan Gerakan DI/TII. 
Institution Info

Universitas Siliwangi