Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH PEMBERIAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT NANAS
(Ananas comosus L. Merr) DAN CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.)
Merril)
Oleh
Muhammad Rafly Syaprudin
NPM 175001076
Dosen Pembimbing
Maman Suryaman
Darul Zumani
Kandungan gizi yang tinggi serta banyaknya manfaat yang terkandung pada
kedelai membuat permintaan akan kedelai terus mengalami peningkatan. Upaya
yang dapat dilakukan salah satunya yaitu pemanfaatan lahan kering. Cekaman
kekeringan merupakan salah satu kondisi lingkungan yang dapat mempengaruhi
pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Pemberian anioksidan merupakan salah
satu cara utuk mengatasi cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi antioksidan dari ekstrak kulit
nanas dengan cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman
kedelai. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2021 sampai Januari
2022, di Desa Cinagara, Kec. Malangbong Kabupaten Garut. Penelitian
menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama
adalah konsentrasi antioksidan ekstrak kulit nanas yaitu : 0%, 1%, dan 1,5%, dan
faktor kedua volume penyiraman yaitu kapasitas lapang, 75% kapasitas lapang
dan 50% kapasitas lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat
interaksi antara cekaman kekeringan dan pemberian antioksidan ekstrak kulit
nanas terhadap semua parameter pengamatan, namun secara mandiri perlakuan
cekaman kekeringan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun
pada 28 dan 35 HST, luas daun, kadar air relatif daun, kadar klorofil, jumlah
polong bernas, berat kering biji per tanaman, dan jumlah biji per polong.
Kata kunci : Antioksidan ekstrak kulit nanas, cekaman kekeringan, kedelai