DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN PERILAKU BERHENTI MEROKOK PADA PASIEN RUJUKAN KLINIK BERHENTI MEROKOK (KBM) DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT BANDUNG TAHUN 2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
EPRILLIA, DINDA MANDA
Subject
H Social Sciences (General) 
Datestamp
2022-11-01 07:58:53 
Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA PEMINATAN PROMOSI KESEHATAN 2022 DINDA MANDA EPRILLIA GAMBARAN PERILAKU BERHENTI MEROKOK PADA PASIEN RUJUKAN KLINIK BERHENTI MEROKOK (KBM) DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT BANDUNG TAHUN 2022 ABSTRAK Pendahuluan: Perubahan perilaku berhenti merokok (tahap maintenance atau relaps) dipengaruhi beberapa faktor diantaranya adalah faktor bilogis/fisiologis, faktor psikologis, faktor lingkungan sosial, dan strategi berhenti merokok yang digunakan. Tujuan: Mengetahui gambaran perubahan perilaku berhenti merokok pada pasien rujukan Klinik Berhenti Merokok (KBM) di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Bandung tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode wawancara mendalam (in-depth interview) dengan jenis penelitian fenomenologis. Informan penelitian ini peneliti melakukan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 7 informan diantaranya 2 informan kunci konselor Klinik Berhenti Merokok, 4 informan utama pasien Klinik Berhenti Merokok yang terdiri dari 2 informan uatama dengan kunjungan pertama 6-12 bulan serta 2 informan uatama dengan kunjungan pertama ?12 bulan, dan 1 informan pendukung perawat poliklinik ASPO. Hasil: Perilaku berhenti merokok saat ini adalah mengalami recycling/relaps dan kembali pada tahap action, kekambuhan tersebut disebabkan karena faktor fisiologis/biologis dan faktor lingkungan sosial. Selain itu, pada strategi berhenti merokok pasien memilih metode berhenti merokok dengan cara pengurangan, mulai berhenti merokok ketika terdiagnosa sakit dan belum sepenuhnya menerapkan mekanisme coping untuk mengendalikan pemicu merokok. Kesimpulan: Saat ini, seluruh pasien belum berhenti merokok secara total dan kembali pada tahap action setelah minimal 6 bulan terakhir melakukan konseling di Klinik Berhenti Merokok Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Bandung. Saran : Memaksimalkan pelaksanaan mekanisme koping untuk mengatasi segala kendala dalam upaya berhenti merokok. Kepustakaan : 2011-2022 Kata kunci : Berhenti Merokok, Klinik Berhenti Merokok 
Institution Info

Universitas Siliwangi