Abstract :
PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG
LABORATORIUM TERPADU TAHAP II PADA PEKERJAAN PONDASI
BORED PILE MENGGUNAKAN METODE PROGRAM EVALUATION
AND REVIEW TECHNIQUE (PERT)
(Studi Kasus Politeknik Negeri Indramayu)
Zelika Nurazizah1
, Empung2
, Asep Kurnia Hidayat3
1,2,3Jurusan Teknik Sipil, Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya
E-mail: 177011001@student unsil.ac.id
ABSTRAK
Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Tahap II Politeknik
Negeri Indramayu pada pekerjaan pondasi bored pile yang dilaksanakan pada
tanggal 18 Februari 2021 sampai 30 juni 2021 mengalamai contract change order
(CCO) dikarenakan keterlambatan pada minggu ke-11, Proyek tersebut
mempeloreh besaran waktu 120 hari dan biaya sebesar Rp.5,330,099,327.-
sehingga dibutuhkan optimalisasi waktu untuk mendapatkan besaran biaya
minimum.
Metode yang digunakan untuk mengetahui durasi waktu optimal adalah
metode Project Evaluation and Review Technique (PERT) karena metode PERT
merupakan analisis jaringan kerja yang berusaha mengoptimalkan waktu
penyelesaian proyek, Metode PERT menggunakan 3 estimasi waktu untuk
menentukan durasi kegiatan serta hubungan antar kegiatan dalam menyusun
diagram jaringan kerja.
Hasil penelitian menunjukkan durasi pekerjaan selama 104 hari memiliki
presentaase kemunngkinan sebesar 99%, dimana durasi tersebut lebih efesien dari
durasi perencanaan 120 hari, Analisa hasil rancangan anggaran biaya (RAB) pada
pekerjaan pondasi bored pile untuk 57 titik pondasi menghabiskan anggaran
sebesar Rp.5,081,298,312.24.- sedangkan rancangan anggaran biaya (RAB)
perencana proyek sebesar Rp.5,330,099,327.- hasil analisis Value For Money
rancangan anggaran biaya ulang nilai ratio ekonomis dan efisiensi sebesar 95,33%
lebih ekonomis dan efisien dibandingkan dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri
(HPS) proyek.
Kata Kunci: Rancangan Anggaran Biaya, Jaringan Kerja, PERT