Abstract :
ABSTRAK
Fiorlyn Princessa Sonia. 2021. Peningkatan Kemampuan Menganalisis
Unsur-unsur Pembangun dan Mengonstruksi Teks Cerita Pendek dengan
Menggunakan Model Jigsaw (Penelitian Tindakan Kelas Pada PesertaDidik
Kelas XI SMKS Padakembang Kab. Tasikmalaya Tahun Ajaran
2021/2022). Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruandan
Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi.
Mengacu pada silabus Bahasa Indonesia tahun 2016, terdapat satu pasang
Kompetensi Dasar (KD) yang harus dikuasai oleh peserta didik kelas XI SMA/MA.
yaitu menganalisis unsur-unsur pembangun dan mengonstruksi teks cerita pendek.
Akan tetapi dalam kenyataannya di kelas XI SMKS Padakembang belum semua
peserta didik mencapai dan melampaui nilai Kriteria Ketuntasan Belajar (KKB). Dalam
mengatasi permasalahan tersebut, penulis melaksanakan penelitian berupa penelitian
tindakan kelas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dapat atau tidaknya model
pembelajaran jigsaw meningkatkan kemampuan menganalisis unsur-unsur pembangun
danmengonstruksi teks cerita pendek pada peserta didik kelas XI SMKS Padakembang
Tahun Ajaran 2021/2021. Agar mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan
metode penelitian tindakan kelas dan data dikumpulkan dengan teknik observasi,
wawancara serta tes. Penelitian yang penulis lakukan menggunakan dua siklus dengan
beberapa tahapan yaitu perencanaan tindakan, mengobservasi dan mengevaluasi
(proses dan hasil tindakan), merefleksi serta seterusnya hingga mencapai kualitas nilai
peserta didik yang diharapkan.
Berdasarkan pengolahan nilai siklus kesatu aspek pengetahuan yakni
menganalisis unsur-unsur pembangun cerita pendek sebanyak 13 orang (44%) berhasil
mencapai KKB dan sebanyak 16 orang (55%) belum mencapai KKB. Kemudian pada
aspek keterampilan yakni mengonstruksi sebuah cerita pendek dengan memperhatikan
unsur-unsur cerita pendek siklus kesatu sebanyak 14 orang (48%) belum berhasil
mencapai KKB dan sebanyak 15 orang (51%) berhasil mencapai KKB. Pada siklus
kedua terjadi peningkatan pada aspek pengetahuan dan keterampilan yaitu sebanyak
28 orang (100%) peserta didik mencapai nilai KKB 76 yang telah ditentukan sekolah.
Selain itu penulis menggunakan statistik dengan uji normalitas dan uji wiloxon. Hasil
uji normalitas data nilai menganalisis dan mengonstruksi teks cerita pendek pada siklus
kesatu dan siklus kedua data berdistribusi tidak normal, sehingga untuk menghitung
uji beda digunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa W hitung
(0) < tabel (0,01).
Sesuai dengan data yang telah diperoleh bisa disimpulkan bahwa hipotesispada
penelitian ini dapat diterima. Artinya model pembelajaran jigsaw meningkatkan
kemampuan menganalisis dan mengonstruksi teks cerita pendek pada peserta didik
kelas XI SMKS Padakembang Tahun Ajaran 2021/2022