Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH KONSETRASI CENDAWAN (Trichoderma koningii ) DAN
HORMON GIBERELIN (GA3) TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH
SIRSAK (Annona muricata L)
Oleh
Ihsan Nurrahman
NPM. 175001002
Dosen Pembimbing
Maman Suryaman
Ida Hodiyah
Sirsak dikenal kaya akan antioksidan karena mengandung vitamin C yang tinggi
sehingga mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh manusia Umumnya
tanaman sirsak saat ini dibudidayakan dengan cara vegetatif stek batang, hal ini
dikarenakan umumnya pada proses perkembangbiakan tanaman sirsak dengan cara
generatif sangat sulit dilakukan akibat kulit bijinya yang keras sehingga
memerlukan waktu yang lama untuk berkecambah. Skripsi ini bertujuan
mengetahui cara yang terbaik dalam meningkatkan perkecambahan benih sirsak
dengan perlakuan perendaman benih pada larutan Trichoderma koningii, hormon
giberelin dan kombinasinya. Skripsi ini dilaksanakan di naungan plastik Fakultas
Pertanian Universitas Siliwangi pada bulan Desember 2021 sampai Juni 2022.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 8 perlakuan yaitu
Control, (Trichoderma koningii 200g/L, 250 g/L, 300 g/L, hormon giberelin 20
ppm, 30 ppm, 40 ppm dan kombinasi Trichoderma koningii 300g/L dan GA3 40
ppm). Setiap perlakuan diulang 4 kali, data dianalisis dengan sidik ragam uji F yang
dilanjut Uji Jarak Berganda Duncan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa perlakuan Trichoderma koningii pada taraf konsentrasi 250g/L efektif untuk
meningkatkan daya kecambah, indeks vigor dan kecepatan berkecambah benih
sirsak sedangkan perlakuan hormon giberelin menghambat perkecambahan benih
sirsak dan perlakuan kombinasi tidak berpengaruh terhadap perkecambahan benih
sirsak
Kata kunci Trichoderma koningii, Giberelin,Perkecambahan , Sirsak