Abstract :
ABSTRAK
Sinta Dewi Pramanik, 2022. Analisis Struktur dan Kebahasaan Teks
Fabel Dalam Buku Dongeng Fantastis Dunia Binatang Karya Dian
Kristiani Sebagai Alternatif Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMP Kelas
VII. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan. Universitas Siliwangi.
Berdasarkan Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kurikulum
2013 Revisi untuk peserta didik SMP kelas VII salah satu kompetensi dasar yang
harus dikuasai peserta didik kelas VII adalah KD 3.16 yaitu, ?Menelaah struktur
dan kebahasaan fabel/legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar?.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dapat atau tidaknya buku kumpulan
teks fabel Dongeng Fantastis Dunia Binatang karya Dian Kristiani dijadikan
sebagai alternatif bahan ajar teks fabel di SMP kelas VII.
Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu metode
penelitian deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan
adalah teknik wawancara, teknik dokumentasi dan teknik analisis data.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa kumpulan teks fabel Dongeng
Fantastis Dunia Binatang yang telah diambil lima sampel dari duah puluh tiga
populasi memuat struktur dan kebahasaan teks fabel yang lengkap dan sesuai
dengan tuntutan Kompetensi Dasar. Kesesuaian teks fabel dengan Kompetensi
Dasar didukung pula dengan hasil validasi melalui uji ahli kepada dua pendidik
dan seorang ahli, kemudian teks fabel juga sesuai dengan kriteria bahan ajar
sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran
Bahasa Indonesia di SMP kelas VII dan terakhir uji empiris melalui uji coba yang
dilakukan kepada peserta didik di SMP Negeri 6 Ciamis. Hasil uji coba
menunjukkan bahwa dari 10 peserta didik, secara keseluruhan peserta didik dapat
mencapai nilai KKM. Artinya, teks fabel sudah sesuai dan dapat digunakan
sebagai bahan ajar teks fabel di kelas VII SMP. Selain itu kumpulan teks fabel
Dongeng Fantastis Dunia Binatang karya Dian Kristiani juga sesuai dengan tahap
psikologis SMP yaitu tahap realistik (usia 13-15 tahun).