Abstract :
ABSTRAK
MENENTUKAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM PADA SEKTOR PERTANIAN (Pendekatan Metode Capital Asset Pricing Model (CAPM))
Oleh Indra Nur Fadilah 185009052
Dosen Pembimbing H. Unang Hj. Enok Sumarsih
Pasar saham sektor pertanian memiliki prospek yang cerah. Hal tersebut tercermin dalam kinerja emiten saham berbasis komoditas pertanian yang mengalami kenaikan secara signifikan selama masa pandemi Covid-19. Untuk menghindari kesalahan dalam pengambilan keputusan investasi di pasar saham dapat menggunakan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM). Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menentukan return dan risiko, tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return), serta dapat menilai dan mengelompokkan sahamsaham efisien dan tidak efisien pada saham sektor pertanian di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kriteria saham yang dijadikan sebagai objek penelitian ini yaitu perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI selama periode Januari 2019 ? Desember 2021, perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di BEI dan tercatat pada papan pencatatan utama, dan perusahaan tersebut memiliki data yang dibutuhkan secara lengkap selama periode Januari 2019 ? Desember 2021. Total saham yang terseleksi berdasarkan kriteria tersebut berjumlah 15 saham. Pengambilan data pada penelitian ini bersumber utama dari situs web BEI, Yahoo Finance, Bank Indonesia (BI), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menghasilkan keputusan investasi yaitu terdapat 10 saham yang layak untuk dibeli karena efisien (undervalued) yaitu saham AALI, ANJT, BISI, BWPT, DSNG, JAWA, LSIP, SIMP, TBLA, UNSP, dan terdapat 5 saham yang layak untuk dijual karena tidak efisien (overvalued) yaitu saham DSFI, GZCO, MGRO, SGRO, SSMS.
Kata kunci : Keputusan Investasi, Saham, Sektor Pertanian, Capital Asset Pricing Model (CAPM)