Abstract :
ABSTRAK
Alsa Safana Nabila. 182171011. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN
EKSPOSITORI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH MATERI
PERISTIWA PROKLAMASI DI KELAS XI IPA 5 DI SMA NEGERI 2
TASIKMALAYA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2021/ 2022.
Jurusan Pendidikan Sejarah. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas
Siliwangi.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model ekspositori
sebagai model pembelajaran sejarah materi peristiwa proklamasi di kelas XI IPA
5 SMA Negeri 2 Tasikmalaya pada Semseter Genap Tahun Ajaran 2021/ 2022.
Permasalahan dalam penelitian ini dengan dimulainya Pembelajaran Tatap Muka
Terbatas (PTMT), dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori ini
sangat efektif untuk masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sekolah.
Dengan model pembelajaran ekspositori guru dapat menggunakan model
pembelajaran tersebut supaya waktu pembelajarannya lebih efektif, namun
kenyataannya bahwa selama ini upaya guru khususnya guru sejarah selama proses
kegiatan belajar mengajar di kelas ternyata tidak memaparkan atau menjelaskan
materi pembelajaran. Tetapi yang digunakan oleh guru sejarah dalam proses
pembelajaran lebih kearah literasi mandiri tanpa adanya pemaparan materi.
Sehingga peserta didik mengharapkan supaya model atau media dalam
pembelajaran yang guru sejarah gunakan bisa meningkatkan semangat belajar
peserta didik agar bisa memahami dan lebih bisa menguasai materi pembelajaran
secara optimal dengan adanya penyampaian materi pelajaran yang disampaikan
langsung oleh guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif desain
deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan
wawancara dengan menggunakan instrumen penelitian berupa pedoman observasi
dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan
Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa melalui
penerapan model pembelajaran tersebut dapat meningkatkan kualitas proses
pembelajaran dan juga dapat memberikan kontribusi terhadap proses
pembelajaran, sehingga peserta didik selain di tugaskan membuat jurnal membaca
dan menulis serta literasi mandiri tetapi peserta didik juga bisa menerima materi
secara langsung dari guru tersebut. Dan dapat disimpulkan bahwa dalam literasi
mandiri dan jurnal menulis serta dengan penerapan model ekspositori ini adalah
perpaduan yang tepat selama Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Model
pembelajaran ekspositori ini digunakan sebagai model pembelajaran sejarah.
Kata kunci: Penerapan Model, Ekspositori, Model Pembelajaran.