DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PEREMPUAN AKTIVIS ORGANISASI TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA (Studi pada Pengurus Tim Penggerak PKK di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
PATIMAH, NELI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2022-11-16 00:31:00 
Abstract :
ABSTRAK Neli Patimah. 2022. PENGARUH PEREMPUAN AKTIVIS ORGANISASI TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA (STUDI TERHADAP PENGURUS TIM PENGGRAK PKK DI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA). Jurusan Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya. Partisipasi aktif perempuan dalam sebuah organisasi menjadi salah satu pemicu permasalahan dalam keluarga karena menyebabkan berkurangnya waktu bersama keluarga, namun partisipasi aktif tersebut juga dapat menjadi pemicu keharmonisan dalam keluarga. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh perempuan aktivis organisasi terhadap keharmonisan keluarga pada pengurus Tim Penggerak PKK di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik sampling kuota dengan menggunakan sampel sebanyak 50 pengurus TP PKK di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukan nilai (t) pada variabel perempuan aktivis organisasi memiliki nilai 2.984, dan nilai probabilitasnya 0.004 yang berarti < nilai alpha 0.05 (5%) sehingga dapat disimpulkan bahwa H? ditolak yang berarti perempuan aktivis organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap keharmonisan keluarga pada pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Hasil analisis uji determinasi (R-Square) diperoleh nilai sebesar 0.156, dengan demikian kontribusi variabel perempuan aktivis organisasi terhadap keharmonisan keluarga hanya 15,6% sedangkan sisanya 84,4% merupakan kontribusi variabel lain di luar model pada penelitian ini, diperoleh nilai korelasi sebesar 0.396 yang menunjukan korelasi atau hubungan yang lemah antara variabel perempuan aktifis organisasi terhadap keharmonisan keluarga. Bentuk pengaruhnya bersifat positif dilihat dari nilai t yang berada pada area positif dan berarti bahwa pengaruhnya berbanding lurus, semakin kuat kemampuan perempuan aktivis organisasi maka semakin kuat pula keharmonisan keluarganya. Perempuan aktivis organisasi harus memiliki kemampuan dalam manajemen waktu dan skala proritas serta dapat bersikap adil agar tetap menjaga keharmonisan keluarganya. Kata Kunci: Perempuan Aktivis Organisasi, Keharmonisan, Keluarga 
Institution Info

Universitas Siliwangi