Abstract :
ABSTRAK
HILMI NUR FAKHIRA. 2022. MODEL OPERASIONAL PELATIHAN PADA
BALAI LATIHAN KERJA TASIKMALAYA DALAM MENYIAPKAN
TENAGA KERJA PROFESIONAL Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi.
Menurut Badan Pusat Statistika, angka pengangguran di Kota maupun
Kabupaten Tasikmalaya jumlahnya cukup tinggi, pada daerah kota 27.441 orang
dan Kabupaten sebanyak 67.290 orang masih mengalami pengangguran. maka
salah satu solusinya yaitu melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja dengan
menyiapkan tenaga kerja yang profesional. Untuk keberhasilan penyelenggaraan
suatu pelatihan maka dibutuhkan model pelatihan yang digunakan. Tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana model operasional pelatihan pada
Balai Latihan Kerja Tasikmalaya dalam menyiapkan tenaga kerja profesional.
Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deksriptif, jenis pengumpulan
data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis
analisis data menggunakan beberapa tahapan seperti reduksi data, penyajian data,
dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah model operasional
pelatihan yang digunakan oleh Balai Latihan Kerja Tasikmalaya dalam menyiapkan
tenaga kerja profesional yaitu dengan Model Pelatihan Berbasis Kompetensi yang
artinya pelatihan kerja yang akan berfokus pada hasil akhir. Setelah mengikuti
pelatihan, peserta diharapkan menjadi tenaga kerja yang profesional. Jenis
pelatihan yang diberikan diantaranya Pelatihan Institusional yang pelaksanaanya
dilaksanakan di kantor Balai Latihan Kerja dan Mobile Training Unit (MTU) yang
pelaksanaannya di tempat tinggal warga setempat. Dengan langkah-langkah
diantaranya : Identifikasi Kebutuhan Pelatihan yang bertujuan untuk melihat dan
menentukan pelatihan apa yang akan diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan
peserta pelatihan, Merancang Program Pelatihan seperti membuat kurikulum dan
mempersiapkan alat peraga yang dibutuhkan, Melaksanakan Program Pelatihan
dengan melakukan seleksi kepada calon peserta pelatihan dan Melakukan Evaluasi
Pelatihan berupa evaluasi kejuruan dan evaluasi program. Kesimpulannya dengan
model pelatihan berbasis kompetensi yang dilakukan Balai Latihan Kerja
Tasikmalaya bisa menjadikan lulusan peserta pelatihan sebagai tenaga kerja yang
profesional, sehingga bisa membantu mengurangi angka pengangguran di
Tasikmalaya.
Kata Kunci: Model pelatihan, Balai Latihan Kerja, Tenaga kerja profesional