Abstract :
ABSTRAK
ZIHAN AYU ANGGRAENI. 2022. Studi Karakteristik Morfologi dan Anatomi
Stomata Lumut Daun di Kawasan Wisata Gunung Galunggung Tasikmalaya
Sebagai Bahan Ajar Biologi. Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya.
Lumut daun merupakan salah satu tumbuhan tingkat rendah yang memiliki
stomata yang terhimpun dalam satu divisi tersendiri, yaitu Divisi Bryophyta.
Keberadaan stomata pada lumut daun berbeda jika dibandingkan dengan kelompok
tumbuhan lainnya, yaitu hanya berada pada bagian kapsul (sporangium).
Keberadaan stomata ini dapat menjadi salah satu ciri pembeda lumut daun dengan
tumbuhan tingkat rendah lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif
dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif eksploratif, di
mana peneliti mengambil sampel lumut daun di kawasan wisata Gunung
Galunggung kemudian akan diidentifikasi dan diobservasi baik karakteristik
morfologinya ataupun anatomi stomatanya. Berdasarkan hasil penelitian
teridentifikasi lima spesies lumut daun, yaitu Pogonatum neesii, Campylopus
umbellatus, Plagiobryoides celluaris, Abietinella abietina, dan Acroporium sp.
Kelima spesies tersebut memiliki family yang berbeda, yaitu Polytrichaceae,
Leucobryaceae, Bryaceae, Thuidiaceae, dan Sematophyllaceae. Selain itu, tiga
spesies di antaranya merupakan lumut daun acrocarpous. Lumut daun tersebut,
yakni Pogonatum neesii, Campylopus umbellatus, dan Plagiobryoides cellularis.
Selain itu, kelimanya memiliki karakteristik morfologi yang membedakan spesies
tersebut dengan spesies lumut daun lainnya. Salah satunya adalah vilose yang
membentuk calyptra pada Pogonatum neesii, seta cygneous pada Campylopus
umbellatus, daun secund pada Abietinella abietina, hypnoid peristome pada
Plagiobryoides cellularis, dan kapsul umbonate pada Acroporium sp. . Di lain sisi,
hanya tiga spesies yang memiliki stomata, yakni Plagiobryoides celllularis,
Abietinella abietine, dan Acroporium sp. Ketiganya memiliki stomata yang tersusun
dari 2 sel penjaga dan celah. Selain itu, posisi stomata pada Abietinella abietina
sejajar dengan sel epidermis sedangkan 2 spesies lainnya memiliki stomata dengan
posisi lebih tinggi dibandingkan dengan sel epidermis.
Kata Kunci : Anatomi, Gunung Galunggung, Lumut Daun, Morfologi, Stomata.